Relawan, wartawan terjebak di Sigi setelah jalan utama terhalang oleh puing-puing tanah longsor

Relawan, wartawan terjebak di Sigi setelah jalan utama terhalang oleh puing-puing tanah longsor – Relawan dan jurnalis dilaporkan telah terisolasi selama berhari-hari di kabupaten Kulawi di Sigi, Sulawesi Tengah, saat mendistribusikan bantuan bencana, karena banjir dan tanah longsor menyapu jalan utama menuju ibukota provinsi Palu.

Relawan, wartawan terjebak di Sigi setelah jalan utama terhalang oleh puing-puing tanah longsor

Hujan deras telah mengguyur di kawasan itu selama berhari-hari, yang menyebabkan banjir yang menggenangi desa-desa di distrik itu, termasuk Sadaunta dan Salua. Tanah longsor kemudian memblokir jalan utama yang menghubungkan Sigi dan Palu, menghambat pengendara dan pengendara sepeda motor untuk mencapai ibukota provinsi.

Hendra, editor stasiun televisi milik negara TVRI, mengatakan kepada The Jakarta Post pada hari Minggu bahwa setidaknya ada tiga wartawan TVRI yang terperangkap di kabupaten Kulawi, terletak sekitar 72 kilometer di selatan Palu.

“Mereka tidak dapat kembali ke Palu karena jalannya tertutup,” kata Hendra, menambahkan bahwa mereka semua aman dan dapat melakukan panggilan telepon ke kantor mereka masing-masing di Palu.

Surat kabar lokal Luwuk Post jurnalis Irwan K. Basir mengatakan ia dan puluhan relawan yang sebelumnya mendistribusikan bantuan di daerah itu dengan aman pindah ke desa Bolapapu.

“Kami berlindung di desa Sadaunta, yang tidak terkena banjir,” kata Irwan melalui pesan teks.

Juru bicara pemerintah Sulawesi Tengah Haris Kariming mengatakan pihak berwenang telah mengirim dua mesin berat di sekitar lokasi tanah longsor untuk mengangkat puing-puing dari jalan.