Prabowo mendapat dukungan ulama? Jokowi memiliki ‘Ketua Majelis Ulama’ di belakangnya: Ma’ruf Amin

Prabowo mendapat dukungan ulama? Jokowi memiliki ‘Ketua Majelis Ulama’ di belakangnya: Ma’ruf Amin– Presiden Joko “Jokowi” pasangan calon Widodo dalam pemilihan 2019, ulama Muslim Ma’ruf Amin, telah menanggapi pertemuan para ulama dan aktivis Muslim baru-baru ini yang menyatakan dukungan untuk penantang presiden Prabowo Subianto dan pasangannya, Sandiaga Uno.

Prabowo mendapat dukungan ulama? Jokowi memiliki ‘Ketua Majelis Ulama’ di belakangnya: Ma’ruf Amin

Dikelompokkan di bawah Gerakan Nasional untuk Menjaga Fatwa (GNPF), para ulama dan aktivis mengadakan sidang kedua mereka, yang disebut Ijtima Ulama II, di Jakarta pada hari Minggu, di mana Prabowo menandatangani “pakta integritas”, berkomitmen untuk perlindungan agama dan mullah.

Ma’ruf Amin, ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), adalah orang kunci dalam GNPF dan fotonya ada di poster GNPF selama “membela demonstrasi Islam” melawan Basuki “Ahok” Tjahaja Purnama pada akhir 2016.

“Bagi kami [dalam koalisi Jokowi] tidak ada masalah dengan Ijtima Ulama,” Ma’ruf mengatakan kepada wartawan setelah menghadiri pertemuan dengan tim kampanye Jokowi-Ma’ruf pada hari Senin.

Meskipun Ijtima Ulama mengklaim mewakili ulama, Ma’ruf, yang juga pemimpin tertinggi organisasi Islam terbesar di Indonesia, Nahdlatul Ulama (NU), mempertanyakan siapa ulama itu dan pesantren mana yang mereka wakili atau berafiliasi dengannya.

Ma’ruf mengatakan bahwa 400 grand kyai (tetua Muslim) dan pemimpin pesantren di seluruh negeri, termasuk ulama NU senior Abuya Muhtadi dari Banten, Jawa Barat, berkumpul di Jakarta pada hari Sabtu pekan lalu dan menyatakan dukungan mereka untuk Jokowi-Ma’ruf di pemilihan 2019.

Prabowo mendapat dukungan ulama? Jokowi memiliki ‘Ketua Majelis Ulama’ di belakangnya: Ma’ruf Amin

“Kami menganggap [dukungan dari pesantren] lebih signifikan,” kata Ma’ruf, “Jadi bagi kami, Ijtima Ulama II tidak akan berdampak apa-apa.”

Ma’ruf lebih lanjut menepis kekhawatiran bahwa masalah itu akan menciptakan perpecahan antara para pemimpin Muslim di negara itu, mengatakan itu adalah keputusan klerus apakah akan berpihak. “Kami merasa tenang karena grand kyai mendukung Jokowi dan Ma’ruf Amin, jadi [kami] sangat senang,” kata Ma’ruf. (evi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *