Pesawat terbang di langit Makassar saat awan ‘tsunami’ terbuka

Pesawat terbang di langit Makassar saat awan ‘tsunami’ terbuka Lima pesawat dibiarkan terbang di atas bandara Makassar di Sulawesi Selatan pada Selasa sore setelah awan cumulonimbus mengelilingi daerah itu, membentuk awan seperti gelombang yang beberapa orang anggap menyerupai tsunami.

Pesawat terbang di langit Makassar saat awan ‘tsunami’ terbuka

agenjudi212– Pesawat tetap mengudara selama sekitar 20 menit ketika mereka menunggu untuk dibersihkan untuk mendarat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Selama waktu itu, kontrol lalu lintas udara setempat mencegah mereka mendarat karena awan sangat gelap dan menimbulkan risiko kilat.

Awan menyebabkan kepanikan di antara penduduk setempat yang masih belum pulih dari tsunami Selat Sunda, yang baru-baru ini melanda Banten dan Lampung pada 22 Desember, menewaskan lebih dari 400.

Provinsi tetangga, Sulawesi Tengah, juga dilanda bencana alam baru-baru ini ketika sebuah gempa bumi yang kuat memicu tsunami yang menghancurkan Teluk Palu pada 28 September, menewaskan lebih dari 2.000 orang.

Rekaman awan diposting di media sosial oleh beberapa orang.

“Tanda apa ini ??? Awan dalam bentuk gelombang laut, makassar, Sulawesi Selatan. [Tuhan] beri kami kesabaran dan lindungi kami dari semua cobaan ini, ”kata pengguna Twitter @ Nunuf4.

“Pada hari pertama 2019, langit Makassar memberikan [a]‘ pertunjukan ’yang indah. Awan dalam bentuk gelombang tsunami muncul di langit. Tapi tetap tenang. Forecaster mengatakan ini adalah fenomena biasa dan telah terjadi di negara lain, ”komentar pengguna lain, @ P3nj3l4j4h.

Manajer umum divisi perusahaan navigasi udara milik pemerintah Makassar, AirNav Indonesia, Novy Pantaryanto, mengatakan kelima pesawat itu mendarat dengan selamat setelah langit semakin cerah.

“Awan Cumulonimbus berbahaya. Awan ini dapat membekukan mesin pesawat karena banyak partikel es di dalamnya. Ada juga kilat di sana, ”katanya seperti dikutip kompas.com, Rabu.

Novy mengatakan menara pengatur lalu lintas bandara siap menghadapi awan, karena radar dapat mendeteksi kondisi cuaca dalam radius 100 kilometer dan, dengan demikian, mengarahkan pilot dengan baik.

Dia menambahkan bahwa awan petir seperti itu biasanya terjadi pada ketinggian antara 1.000 hingga 15.000 kaki dan bahwa pesawat biasanya terbang pada ketinggian 30.000 hingga 40.000 kaki, sehingga pesawat terbang pada dasarnya aman selama mereka mempertahankan ketinggiannya.

Nur Asia Utami, seorang pejabat di Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Makassar, mengatakan awan kumulonimbus pada hari Selasa cukup besar.

“Itu berbahaya karena menyebabkan hujan deras dengan petir dan angin kencang. Mereka biasanya menghilang dalam satu hingga dua jam, ”katanya.

Nur mengatakan awan seperti itu bisa terjadi di sepanjang pantai barat dan selatan Sulawesi Selatan.

“Itu bisa terjadi di beberapa bagian Sulawesi Selatan. Bahkan bisa muncul kembali di Makassar lagi, ”katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *