Lima orang meninggal di Sumatera Barat banjir

Lima orang meninggal di Sumatera Barat banjir – Sedikitnya lima orang tewas dan lima orang telah dilaporkan hilang selama banjir di Sumatera Barat pada hari Kamis.

Lima orang meninggal di Sumatera Barat banjir

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah mengkonfirmasi bahwa empat orang meninggal di Kabupaten Tanah Datar. Almarhum telah diidentifikasi sebagai Roni, 30, Yerinda, 56, Anis, 2, dan Efendi, 10. Mereka semua hanyut oleh banjir. Tiga orang lainnya, yang diidentifikasi sebagai Erizal, 55, Daswirman, 58, dan Yusrizal, 45, belum ditemukan pada Sabtu pagi.

Enam orang terluka dan 10 bangunan dan dua jembatan rusak parah dalam banjir. BPBD Tanah Datar bekerja sama dengan Militer Indonesia, Polisi Nasional dan relawan dalam upaya pencarian dan penyelamatan.

Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi telah mengumumkan keadaan darurat tujuh hari dari 12 Oktober hingga 18 Oktober sebagai tanggapan atas bencana tersebut.

Banjir dan erosi yang parah juga terjadi di Kabupaten Pasaman Barat. Kabupaten yang terkena dampak adalah Pasaman, Ranah Batan, Koto Balingka, Sei Beremas, Lembah Melintang, Gunung Tuleh, Talamau, Sasak dan Kinali.

Juru bicara BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan satu orang telah meninggal dan dua orang telah dilaporkan hilang di Pasaman Barat.

“Setidaknya 500 bangunan tergenang, sementara tiga jembatan ambruk dan dua rumah hanyut oleh banjir,” kata Sutopo dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu.

BPBD Pasaman Barat telah mulai mendistribusikan bantuan kepada para korban, tetapi peralatan berat, makanan pokok, selimut dan pakaian masih dibutuhkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *