Indonesia untuk melonggarkan persyaratan pengembalian pajak untuk wisatawan

Indonesia untuk melonggarkan persyaratan pengembalian pajak untuk wisatawan Pemerintah Indonesia sedang mempersiapkan peraturan untuk melonggarkan persyaratan pengembalian pajak pertambahan nilai (PPN) bagi wisatawan asing untuk mendukung upaya mencapai target tahun ini untuk menarik 20 juta kedatangan wisatawan. “Kami telah menyiapkan peraturan menteri luar negeri,” kata Direktur Jenderal Perpajakan Kementerian Keuangan Robert Pakpahan di Jakarta pada hari Selasa, menambahkan bahwa kebijakan baru itu diharapkan dapat membantu usaha kecil dan menengah untuk meningkatkan penjualan di kalangan wisatawan asing.

Indonesia untuk melonggarkan persyaratan pengembalian pajak untuk wisatawan

tecnorati – Di bawah peraturan saat ini, seorang turis berhak atas pengembalian PPN jika mereka menghabiskan setidaknya Rp 500.000 (US $ 35,59) di satu toko pada tanggal yang sama dan satu kwitansi. Berdasarkan peraturan yang direncanakan, seorang turis akan berhak atas pengembalian 10 persen dari pajak pertambahan nilai (PPN) yang dibayarkan untuk pengeluaran lebih dari Rp 500.000 selama mereka tinggal di Indonesia.

“Dengan peraturan baru ini, wisatawan akan dapat mengembalikan PPN untuk pengeluaran minimum Rp 500.000 untuk berbagai penerimaan dari toko yang berbeda dan pada tanggal yang berbeda,” kata Robert. judi online

Dia mengatakan Kementerian Keuangan masih membahas rancangan peraturan dan itu diharapkan akan selesai dalam satu bulan. Ini akan menjadi revisi Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No 76 / PMK.03 / 2010 tentang prosedur pengembalian pajak PPN untuk orang asing.

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani menyambut usulan relaksasi persyaratan pengembalian PPN dan menyatakan harapannya akan menguntungkan pengecer melalui peningkatan jumlah kedatangan wisatawan.

“Yang kami inginkan adalah bagi wisatawan untuk mendapatkan formulir pengembalian uang PPN mereka di setiap outlet ritel,” tambahnya seperti dikutip oleh kontan.co.id.