Indonesia meluncurkan studi tentang pertumbuhan populasi kesehatan

jrklik – Indonesia meluncurkan studi tentang pertumbuhan populasi kesehatan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) sedang melakukan serangkaian studi ilmiah tentang dinamika pertumbuhan penduduk di Indonesia, seorang pejabat senior mengatakan pada hari Kamis.

Indonesia meluncurkan studi tentang pertumbuhan populasi kesehatan

Sekretaris utama BKKBN, Nofrijal, mengatakan bahwa penelitian tersebut bertujuan, antara lain, menyusun peta demografi baru dari daerah di seluruh negeri dan melakukan studi tentang urbanisasi.

“Kami juga perlu melakukan studi tentang kesehatan reproduksi yang mempengaruhi remaja,” kata Nofrijal kepada wartawan setelah upacara pembukaan Konferensi Dua Tahunan Asia Tenggara tentang Kependudukan dan Kesehatan di Batu, Jawa Timur.

Studi ini melibatkan peneliti dari Universitas Portsmouth di Inggris dan Universitas Brawijaya di Malang di bawah proyek bernama Portsmouth-Brawijaya Center for Global Health, Population and Policy.

Nofrijal menambahkan bahwa penelitian juga akan melihat ke persepsi publik tentang penggunaan kontrasepsi.

“Kita perlu lebih memahami jenis kontrasepsi apa yang dibutuhkan dan disukai oleh publik, baik pria maupun wanita,” kata Nofrijal.

Menurut dia, studi akan digunakan untuk menyusun rencana pembangunan jangka menengah dewan (RPJM) untuk periode 2019 hingga 2024.

Indonesia memasuki tahap awal dari bonus demografi yang sangat digembar-gemborkan di mana diharapkan akan memperoleh imbalan besar dari kelompok usia kerja yang sangat besar (antara 15 dan 64 tahun) yang akan mencapai 70 persen dari total populasi pada tahun 2030. Bonus demografi diperkirakan akan mencapai puncak antara 2025 dan 2030.