Hujan berakhir berhari-hari kabut tebal di Palembang

Hujan berakhir berhari-hari kabut tebal di Palembang – Hujan turun di Palembang, Sumatra Selatan, pada hari Minggu sore, membersihkan pemandangan di sebuah kota yang telah diselimuti oleh asap dari kebakaran hutan selama beberapa hari terakhir.

Hujan berakhir berhari-hari kabut tebal di Palembang

“Kami mengharapkan hujan sedang sampai deras,” kata Bambang Benny Setiaji, seorang pejabat dari kantor lokal Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Kabut asap telah menutupi kota itu sejak pekan lalu, hampir mengaburkan Jembatan Ampera pada Jumat pagi karena jarak pandangnya menyempit menjadi kurang dari 2 kilometer.

Juru bicara BMKG Palembang Nandang Pangariwibowo mengatakan jarak pandang di kota hari itu adalah antara 1 dan 2 km, dengan kualitas udara dikategorikan sebagai tidak sehat.

“Kami meminta masyarakat untuk mengenakan masker dalam kondisi seperti itu, meskipun kabut muncul dari malam ke pagi,” kata Nandang.

Menurut kepala divisi mitigasi darurat Badan Mitigasi Bencana Sumatera Selatan (BPBD Sumatra Selatan), Ansori, jumlah titik panas telah meningkat selama tiga hari terakhir sebagai akibat dari pengeringan sumber air.

Pihak berwenang telah menemukan hot spot di empat kabupaten di luar Palembang, yaitu Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir, Banyuasin dan Musi Banyuasin.

Di Ogan Ilir, kabut mengurangi jarak pandang di jalan tol Palembang-Inderalaya, menghambat transportasi jalan antarkota.

“Ini akumulasi kabut terbawa angin ke Palembang,” kata Ansori.

Dia menambahkan bahwa kebakaran di tiga kabupaten dapat ditemukan di 77.000 hektar lahan, dengan jumlah titik panas terbesar ditemukan di Ogan Komering Ilir.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *