House menyetujui rancangan undang-undang sekolah agama

House menyetujui rancangan undang-undang sekolah agama – Rapat pleno Dewan Perwakilan Rakyat menyetujui pada hari Selasa rancangan undang-undang tentang pesantren dan pendidikan agama.

House menyetujui rancangan undang-undang sekolah agama

“Pesantren dan RUU pendidikan agama secara resmi telah ditetapkan sebagai tagihan yang diresmikan oleh DPR,” kata Wakil Ketua DPR, Utut Adianto.

RUU itu, yang diusulkan oleh Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang berbasis Islam pada 2013, terdiri dari 10 bab dan 169 artikel yang mengatur lembaga pendidikan berbasis agama di seluruh negeri.

Anggota parlemen PPP, Achmad Baidowi, salah satu perancang RUU itu, mengatakan RUU itu juga akan menetapkan alokasi anggaran untuk pesantren dan lembaga agama lainnya.

“Negara harus lebih menekankan pada lembaga agama, terutama mengenai alokasi anggaran,” kata Baidowi.

Hingga saat ini, pesantren diatur sesuai dengan Peraturan Menteri Agama No. 13/2013, sementara lembaga pendidikan berbasis agama lainnya diatur sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 55/2007.

Baidowi mengatakan RUU baru, jika disahkan, akan memberikan dasar hukum yang lebih kuat daripada peraturan yang ada.

Dia melanjutkan dengan mengatakan bahwa DPR akan segera mengatur waktu untuk pembahasan RUU itu.

“Kami akan meminta masukan dari semua pemangku kepentingan terkait, termasuk para pemimpin pesantren,” katanya, menambahkan bahwa DPR menargetkan untuk meloloskan RUU itu pada 2019.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *