Dua anak tewas di Padang banjir

Dua anak tewas di Padang banjir – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa setidaknya dua anak tewas selama banjir yang membanjiri Padang, Sumatra Barat selama akhir pekan.

Dua anak tewas di Padang banjir

Anak-anak itu diidentifikasi sebagai Jihat Melani, 6, dan Pasilah Azhan, 10, agensi mengatakan dalam sebuah rilis.

Banjir membanjiri sekitar 1.400 rumah di tujuh kabupaten, termasuk Pauh, Lubuk Kilangan, Lubuk Begalung dan Koto Tangah.

“Pemerintah Padang telah mengumumkan status darurat selama tujuh hari dari 3 November hingga 9 November,” kata juru bicara BNPB, Sutopo Purwo Nugroho dalam sebuah pernyataan.

Setidaknya 29 keluarga di kabupaten Lubuk Kilangan saat ini terisolasi karena banjir membawa jembatan yang menghubungkan rumah mereka dengan permukiman di dekatnya. Personel gabungan dari polisi, Militer Indonesia (TNI) dan instansi terkait telah dikerahkan ke lokasi untuk membantu warga membersihkan lumpur.

Badan mitigasi bencana setempat dan dinas sosial juga telah mendistribusikan bantuan kepada warga yang terkena dampak, Sutopo menambahkan.