Asosiasi dokter panggilan untuk audit medis pada asuransi kesehatan nasional

Asosiasi dokter panggilan untuk audit medis pada asuransi kesehatan nasional – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) telah merekomendasikan audit medis sebagai pilihan untuk mengatasi defisit abadi dalam asuransi kesehatan nasional (JKN) yang diperkirakan akan mencapai lebih dari Rp 10 triliun tahun ini.

Asosiasi dokter panggilan untuk audit medis pada asuransi kesehatan nasional

Selama Pertemuan Nasional ke-30 (Muktamar) IDI di Samarinda, Kalimantan Timur, Jumat, firma kesehatan negara Badan Layanan Kesehatan dan Jaminan Sosial (BPJS Kesehatan) dikritik karena manajemen asuransi yang buruk.

Ketua IDI Ilham Oetama Marsis menyarankan agar badan pemerintah melakukan audit medis di rumah sakit dan pusat kesehatan masyarakat yang merupakan penyedia perawatan asuransi.

“Defisit dalam program asuransi kesehatan harus dicegah karena dapat mempengaruhi layanan fasilitas kesehatan untuk publik,” kata Ilham selama pertemuan.

Audit medis akan terkait dengan perawatan klinis untuk pasien yang disediakan oleh staf medis di fasilitas kesehatan.

Seorang auditor medis ditugaskan untuk meninjau keakuratan kebijakan dan prosedur penyedia medis untuk memastikan pemberian perawatan yang efisien dan hemat biaya. Dalam pedoman Kementerian Kesehatan untuk audit medis, dinyatakan bahwa audit medis harus dilakukan secara obyektif dan independen. Tim auditor juga perlu melindungi informasi rahasia pasien.

Ilham mengatakan, defisit juga bisa mempengaruhi dokter atau tenaga medis karena BPJS Kesehatan telah menahan pembayaran kepada penyedia karena tagihan dalam jumlah besar.

Presiden Joko “Jokowi” Widodo, yang juga hadir dalam pertemuan itu, mengatakan bahwa dia telah meminta agar Kementerian Kesehatan dan Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) melibatkan IDI dalam mereformasi JKN, yang merupakan salah satu program kesehatan universal terbesar di dunia, yang mencakup lebih dari 200 juta orang.

“Saya sudah belajar tentang masalah dengan BPJS [Kesehatan]. Tetapi saya tetap akan mengundang [perusahaan asuransi] untuk dialog karena ini adalah masalah manajemen. Ini adalah masalah yang harus kami perbaiki, ”katanya dalam pidatonya di pertemuan itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *